Minggu, 24 Maret 2013

Perbedaan Pemerolehan Bahasa dari Pembelajaran Bahasa

Pemerolehan bahasa biasanya dibedakan dari pembelajaran bahasa (language learning). Pembelajaran bahasa berkaitan dengan proses-proses yang terjadi pada waktu seseorang anak mempelajari bahasa kedua, setelah dia memperoleh pertamanya. Jadi, pemerolehan bahasa berkenaan dengan bahasa pertama, sedangkan pembelajaran bahasa berkenaan dengan bahasa kedua (Chaer, 2005).

Perbedaan pemerolehan bahasa dari pembelajaran juga disampaikan oleh Subyantoro (2012: 91) bahwa perbedaan antara keduanya muncul pada suasana kemampuan. Suasana itu ditandai oleh (1) kesadaran pembelajaran, (2) waktu, (3) tempat, (4) motivasi dan tujuan, (5) praktik dan pelatihan, (6) umur pembelajaran, (7) alat bantu kemampuan, dan (8) pengorganisasian.

Kemampuan bahasa pertama (B1) berlangsung sejak lahir, tetapi kemampuan B2, umumnya dimulai saat pembelajaran masuk bangku sekolah. Kesempatan untuk mencoba berbahasa pada kemampuan B1 waktunya amat luas, sedangkan pada B2 amat terbatas. Waktu ini berkaitan dengan tempat. Manusia  dapat memperoleh B1-nya di mana saja, sedangkan kemampuan B2 diperoleh di sekolah, dalam lingkup tempat yang lebih sempit. Pemerolehan B1 didorong oleh motivasi mental: mendapat nilai baik, menghindari rasa malu, dan sebagainya. Pemerolehan B1 memiliki kesempatan praktik lebih banyak daripada B2. Pemerolehan B1 berada pada periode kritis, sedangkan pemerolehan B2 pada umumnya setelah melewati periode kritis.

Sumber:

Chaer, Abdul. 2005. Psikolinguistik: Kajian Teoretik. Jakarta: Rineka Cipta.

Subyantoro, 2012. Psikolinguiatik: Kajian Teoretis dan Implementasinya. Semarang: Rumah Indonesia.

3 komentar: